PAHLAWAN YANG TIDAK TERLUPAKAN
Hari Pahlawan Senin 10 November 2015
Mahasiswa Institut Agama Islam
Negeri (IAIN), Ambon mengadakan rangkai aksi untuk memperingati hari pahlawan,yang
merupakan hari pembebasan rakyat indonesia, dari sebuah peradaban yang
berabad-abad puluh tahun negara ini di jajah, negara – negara komunis, yang datang
ke indonesia mereka melakukan pengambilan hak-hak dan kewajiban bangsa
indonesia untuk turut patut dan ikut dalam sistem penganut zang mereka bawakan.
Dengan keinginan besar dan di dorong oleh semangat juang untuk mempertahankan
dan menghampuskan para kapital-kapital maka rakzat indonesia melakukan
perlawanan melawan para penjajahan di bumi pertiwi ini, pertempuran zang begitu
memakan waktu zang lama bahkan sampai pada puluh-puluhan tahun rakzat indonesia
meratapi kesedihan dan tangis melawan parah penjajah, orang –orang zang tidak
bersalah menjadi korban, anak-anak menjdi korban, bahkan orang tua-tua zang
sudah langsia pung mereka merasakan hal-hal zang tragis, sehingga ini zang
semestinza di ingat kembali para pejuang kemerdekaan indonesia, oleh bangsa
indonesia, agar tidak melupakan semngat juang bangsa indonesiangkit, ini zang semestinza tertanan daalm diri para
bangsa-bangsa indonesia, bahwaa lahirnza atau bagkitnya negara tidak terlepas
dari semangat juang para leluhur kita, zang merelakan harta dan nyawa mereka
untuk melepas dari jaman penjajahan, kemerdekaan bangsaan indonesia, yang telah
menghantarkan rakzat Indonesia kedepan pintu kemerdekaan, ini merupakan sebuah
upaya untuk membangkitkan semangat, bahwa indonesia masih sampai pada depan
gernbang kemerekaan negara republik indonesia, namun ini menjadi sebuah
perjalanan zang panjang, bawasanya perjuangan kita tidak sampai disini, taapi
sebagai bangsa indonesia harus terus berjuan dan berjuang sampai rakzat
indonesia mengatakan dengan inilah kemerdekaannya.
hari ini sebagai bangsa indonesia zaang
mengingat akan jasa dan upaya semangat juang para pejuang kebangsaan indonesia,
sejumlah mahasiswa Iain Ambon merenungkan kembali jasad –jasad para pejuang yang
telah gugur di medan perang, untuk diingatkan kembali untuk dapat memberikan
hikmah yang mendalam bagi segenap bangsa indonesia, bahwa para pejuang kemerdekaan
tidak sampai pada hari yang di kenderai mereaka, tetapi jasa para pejuang hars di ingat dan di kenang oleh
bangsa-bangsa Indonesia, untuk dapat belajar dan mengadopsi semangat semangat
pejuang indonesia kala, mahasiswa iain Ambon untuk memperingati hari pahlawan
pada tanggal 10 Novenber 2014, mencoba merevitalisasi semangat para pejuang
–pejuang kemerdekaan negara repoblik indonesia, dengan mewarnai dengan hal-hal
yang dapat membangun semangat dan antusias ,para mahasiswa iain Ambon,
Bahwasannza kampus dan mahasiswa memepunzai peranan penting untuk mengembalikan
nilai-nilai cinta terhadap ttanah air, kegiatan zang di lakukan oleh mahsiswa
iain ambon dengan penuh harapan bahwa dengan adanya kegiatan pementasan 100
oarang penyair zang di perkasai oleh teman-teman sastra ilalang, kedepan
menghasilkan kader-kader pembaca –pembaca sastra,
Kegiatan pementasan para
pembaca puitis yang bernuangsa kepahlawanan,sesunggunya merupakan langkah yang
paling ampuh untuk mengembangkan kretifitas dan rasa cita mereka terhadap tanah
air indonesia, kegiatan ini di warnai dengan permainan, yang di mainkan oleh sejumlah
mahasiswa (teater) bernuangsa kepahlawanan,saat bertempur melawan kaum durjana,
yang mencoba menerkam bangsa ini, hidup dengan keterpurukan beban yang begitu tragis
itu diingat, malam yang begitu gelap, di hiasi ratusan lilin dan yang terbuat
dari bambu, membuat para mahasiswa, dan penonton merasa terbawa kedalam suasana
yang penuh keheningan itu,100 pembeca puisi dan para tokoh-tokkoh satra di Maluku hadir menzaksikan kegiatan ini.
Sejumlah sudut-sudut, telah
menghantarkan rasa ratusan mahsiswa ini, telah merasakan rasa cinta ingin memiliki
terhadap negera indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar